Pedrosa Buka Bunyi Cara Defensif Rossi Yang Berbahaya

Dani Pedrosa telah berbicara menentang cara Valentino Rossi mempertahankan posisi selama balapan MotoGP Aragon, mengklaim bahwa ia hampir dipaksa keluar jalur pada jarak 300km / jam. Pedrosa menyalip Rossi untuk posisi keempat di lap 15 dan berhasil melewati Italia di main straight.

Add caption


Namun, ia harus meremas tipis melalui celah kecil antara Yamaha dan tepi lintasan, dengan Rossi bergerak ke dalam. Pembalap Honda, yang kemudian mengambil posisi kedua, menyampaikan pembelaan Rossi "tidak adil".
"Jika Anda melihat gambarnya, saya benar-benar berada di garis putih," terang Pedrosa.
"Saya berada di garis putih dan stang saya yaitu [menunjukkan sedikit celah antara jari dan jempol] dari stangnya, jadi saya tidak melihat ini yaitu langkah yang adil.
"Anda sanggup pergi ke kiri tapi pergi dan menciptakan orang lain keluar dari jalur dengan kecepatan 300km / jam, itu bukan hal terbaik.
"Terlalu ketat, terlalu ketat, tidak memberi ruang untuk yang lain. Tidak begitu baik, tapi untungnya saya sanggup pergi dan melewatinya pada dikala itu dan kemudian terus maju ke podium."

Pedrosa menuntaskan balapan dengan lap tercepat dan langkah berpengaruh di tahap akhir, finis hanya delapan sepersepuluh rekan setimnya Marc Marquez.
Namun, ia hanya memulai tuntutannya sehabis menghabiskan 12 lap pertama di belakang Maverick Vinales, dan Pedrosa merasa itu yaitu kunci dalam dirinya yang kehilangan kemenangan.
"Sayangnya saya melaksanakan terlalu banyak putaran di belakang Maverick dan di situlah saya kehilangan sedikit celah di awal," kata Pedrosa.
"Tapi kemudian kami berdua memperbaiki kecepatan, dan dikala melewatinya, saya benar-benar sanggup menangkap kelompok depan.
"Tapi Marc sudah memimpin dan beliau sanggup sedikit bermain dengan celah tapi saya merasa cukup kuat, jadi saya sangat senang, saya pikir saya melaksanakan balapan terbaik hari ini dan saya sangat gembira dengan saya dan tim.
"Saya sanggup menyampaikan bahwa saya senang sebab ritme pada kesannya berpengaruh dan saya sanggup menghasilkan banyak umpan."
Marquez menyampaikan bahwa beliau meragukan Pedrosa di final balapan, dikala beliau melihat beliau mendekat.

"Ketika saya menangkap Lorenzo, saya bilang 'oke kini saatnya untuk mendorong, waktu untuk mempertahankan laju saya', sebab saya melihat Dani tiba lebih cepat dan lebih cepat," kata Marquez.

"Dia mendorong, saya menonton di papan tulis dan beliau mendorong dan, tentu saja, beliau mencoba untuk menang.

"Bahkan pada kesannya saya melihat angka itu hanya 0,8, maksud saya masih beliau percaya tapi saya berusaha mengelola risiko dengan jarak." (motorsport.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pedrosa Buka Bunyi Cara Defensif Rossi Yang Berbahaya"

Post a Comment