Belum memastikan masa depannya, Valentino Rossi ingin melihat bagaimana perkembangan Yamaha animo depan sebelum mengadakan pembicaraan kontrak baru.
![]() |
| Rossi di pers konferensi GP seri terakhir Valencia 2017 |
Musim 2017 tidak berjalan menyerupai yang Rossi harapkan pada awalnya. Setelah kemenangan di Assen, ia dan rekan satu timnya, Maverick Vinales, kesulitan dengan YZR-M1 di kondisi basah.
Kondisi ini diperparah dengan cedera yang dialami Rossi dikala latihan motorcross, Agustus lalu. Saat ini The Doctor menempati posisi empat klasemen, unggul 12 poin dari Dani Pedrosa.
"Ini ialah animo yang sulit dengan beberapa balapan yang baik, tapi juga banyak final pekan yang sulit," jelas Rossi wacana animo 2017-nya sejauh ini.
"Kami sangat kesulitan [musim ini], kami tidak memahami cara untuk memperbaikinya. Dua balapan terakhir, aku sangat berpengaruh dikala kering, aku merasa baik dengan motor.
"Valencia biasanya ialah sirkuit yang sulit, sangat rumit. Tapi ramalan [cuacanya] positif, ini penting alasannya ialah kami sangat kesulitan dikala hujan, kami harus coba mengerti cara yang benar."
Berbicara wacana kontraknya yang habis final animo depan, Rossi menunggu progres Yamaha pada paruh awal 2018.
"Setelah beberapa balapan animo depan, aku akan berbicara dengan Yamaha dan tetapkan masa depan aku bersama mereka.
"Kontrak aku akan berakhir pada final tahun tersebut. Saya harus melihat apakah kami kompetitif, dan sesudah beberapa balapan aku akan melihat apakah aku meneruskan kontrak aku atau tidak."
Ketika ditanyai apakah Rossi akan terlibat dalam pertarungan antara Andrea Dovizioso dan Marc Marquez di Valencia, ia menjawab: "Kami tidak terlibat dalam [perebutan] gelar, aku harus melaksanakan balapan aku sendiri untuk [posisi di] kejuaraan," tandasnya.

0 Response to "Yamaha Kesulitan Demam Isu 2017 Rossi Tunda Tanda Tangan Kontrak Baru"
Post a Comment